Patung Publik: Ketika Seni Berinteraksi Langsung dengan Kota
Patung Publik: Ketika Seni Berinteraksi Langsung dengan Kota
Patung publik adalah karya seni yang diletakkan di ruang terbuka (alun-alun, taman, jalan raya) dan memiliki fungsi ganda: estetika dan penanda sejarah/budaya.
Berbeda dengan patung di museum, patung publik harus tahan cuaca dan berinteraksi langsung dengan lalu lintas dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Patung-patung ini seringkali menjadi ikon kota, seperti Monas atau Patung Selamat Datang di Jakarta.
Isi ini akan membahas bagaimana penempatan patung publik adalah keputusan yang sarat makna politik dan sosial, bukan hanya seni.
Bahas kontroversi yang sering muncul ketika sebuah patung tidak merepresentasikan pandangan masyarakat modern atau dianggap mengganggu pemandangan kota.
Patung publik berfungsi sebagai monumen, pengingat kolektif, dan titik temu.
Mereka mengubah ruang kota menjadi galeri terbuka.
Komentar
Posting Komentar