Branch of art
Cabang-cabang Seni
Cabang-cabang seni sendiri lahir berdasarkan pemanfaatan media dan indra yang berbeda dalam menikmati sebuah karya seni. Misal, indra penglihatan (visual), pendengaran (audio), atau paduan antara keduanya (audio-visual). Berikut pengelompokan cabang-cabang seni dikutip dari buku Seni Budaya oleh Harry Sulastianto, dkk:
Seni Penglihatan / Visual Art
1. Seni dua dimensi, terdiri atas:
- Seni dua dimensi tanpa gerak, contohnya seni lukis dan gambar.
- Seni dua dimensi dengan gerak, contohnya seni film.
2. Seni tiga dimensi, terdiri atas:
- Seni tiga dimensi tanpa gerak, contohnya seni pahat dan ukiran.
- Seni tiga dimensi dengan gerak, contohnya seni tari dan pantomim tanpa musik.
3. Seni integral yang merupakan perpaduan unsur permukaan dan bentuk, contohnya arsitektur dan pertamanan.
Seni Pendengaran / Auditory Art
1. Seni nada, terdiri atas:
- Seni musik instrumental dari alat tunggal, contohnya piano dan biola.
- Seni musik instrumental dari gabungan beberapa alat musik, contohnya konser band dan orkes simfoni.
2. Seni kata, terdiri atas:
- Puisi berirama, contohya sajak
- Puisi tidak berirama, contohnya novel dan cerita pendek.
3. Seni integral yang merupakan perpaduan dari keduanya yaitu nada dan kata, contohnya nyanyian dan tembang.
Seni Penglihatan-Pendengaran / Auditory-Visual Art
1. Seni gerak dan nada, contohnya koreografi dan musik.
2. Seni gerak, kata, pemandangan, contohnya drama.
3. Seni gerak, kata,pemandangan, dan nada, contohnya opera.
inspiration from:Detik Edu
07/09/2025
-Tarisa Octavia
Komentar
Posting Komentar