Ekspresionisme

 Ekspresionisme

Ekspresionisme juga disebut Ekspresionisme figuratif, adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan, sastra, film, arsitektur, dan musik. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.

Aliran seni ini berfokus pada ekspresi emosi, perasaan, dan pengalaman pribadi melalui seni visual. Oleh karena itu, lukisan ekspresionisme menjadi karya seni yang paling menarik dan penuh perasaan dalam sejarah seni rupa.

Mengutip dari buku Pengetahuan Dasar Seni Rupa karya Sofyan Salam dkk. menyatakan bahwa aliran ini lahir pada awal abad ke-20 dan terkenal karena kemampuannya untuk mengungkapkan emosi, perasaan, dan pengalaman pribadi pelukisnya melalui kanvas.

Bagi pelukis aliran ini, unsur estetika tidak hanya didapat dari indera penglihatan saja tetapi juga mengesankan perasaan serta pengalaman batin. Lukisan ini muncul dari perasaan yang menggejolak dari sudut pandang subjektif pelukis.


inspiration from:Detik Edu

27/08/2025

-Tarisa Octavia


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Famous Arts #5

Art history

Famous Arts #4