Abstraksionisme
Abstraksionisme
Seni abstrak menggunakan warna serta bentuk dengan cara yang non representasional. Istilah dari seni abstrak ini telah dikenal sejak awal abad ke 20 dan aliran yang berusaha untuk melepaskan diri seniman dari sensasi serta asosiasi figuratif mengenai suatu objek. Lebih lanjut mengenai aliran seni abstraksionisme atau abstrak, simak artikel ini hingga akhir.
Aliran seni abstraksionisme atau seni abstrak atau seni tanwujud merupakan salah satu dari jenis kesenian kontemporer yang tidak menggambarkan suatu objek pada dunia nyata. Akan tetapi menggunakan beragam warna serta bentuk dengan suatu cara yang non representasional.
Aliran abstraksionisme juga dapat diartikan sebagai seni yang tidak mudah untuk dipahami, apabila hanya dilihat dengan sekilas saja.
Seni abstraksionisme dapat diartikan pula sebagai suatu aliran yang berusaha untuk melepaskan diri dari segala bentuk sensasi maupun asosiasi figuratif dari suatu objek.
Apa yang digambarkan pada lukisan seni abstraksionisme tidak menunjukan suatu benda atau objek tertentu, selain itu dalam lukisan seni abstraksionisme digunakan pula penggabungan warna-warna tertentu.
Sesuai dengan pengertian dari seni aliran abstraksionisme, seni abstrak tidak mengemukakan suatu hal yang sifatnya konkrit. Sehingga seni abstrak pun terkesan lebih sulit dimengerti dibandingkan dengan seni-seni yang menggunakan aliran lainnya.
Karena memiliki kesan sulit dimengerti, maka seni abstrak pun menjadi karya seni untuk kaum elit dan hanya dapat dipahami oleh kaum intelek saja. Akan tetapi, sebenarnya tidak terlalu sulit untuk memahami karya seni abstrak.
Menurut Louis Fichner dalam Understanding Art tahun 1995, seni abstrak adalah bentuk penyederhanaan atau pendistorsian dari bentuk lainnya. Sehingga hanya ada esensi saja yang hadir dalam lukisan ketika seniman berusaha untuk menggambarkan bentuk alam maupun objek lainnya yang diabstraksikan.
Pada lukisan atau karya seni abstraksionisme, unsur visual disusun dengan sedemikian rupa hingga menyampaikan pesan serta kesan tertentu. Unsur visual tersebut, memiliki karakter sekaligus makna simbolik yang ingin disampaikan oleh seniman abstrak.
Salah satu dari ciri seni abstraksionisme ialah bentuk dari seninya tidak akan pernah dapat dikenali, bentuk dari seni abstrak tidak memiliki hubungan dengan bentuk apa pun yang pernah dilihat oleh mata.
Akan tetapi, apabila dicermati maka lukisan dari seni abstrak tersebut akan terlihat seperti sesuatu. Warna serta bentuk dan bahan-bahan tambahan lainnya ketika melukis seni abstrak merupakan subjek lukisan abstrak yang membuat seni abstrak menjadi terlihat lebih unik.
Dalam proses pembuatannya, lukisan abstrak cukup peka dalam hal komposisi warna serta lebih banyak menggunakan cat air. Seni dengan aliran abstraksionisme lebih banyak menggunakan cairan, umumnya dapat diklasifikasikan dengan seni abstrak merupakan wujud dari dari abstraksi figuratif.
inspiration from:Gramedia Blog
27/08/2025
-Tarisa Octavia
Komentar
Posting Komentar